Agu
13

ikang-fawzi-gonzales-marissa-haque-eva-siregar-golzales-isabela-fawziLiputan6.com, Jakarta:

Sumber: http://id.berita.yahoo.com/foto/ketika-p…

Diam-diam istri pesepakbola nasional Christian Gonzales, Eva Gonzales, mengagumi pasangan artis senior Ikang Fawzi dan Marissa Haque. Eva pun mengundang artis idolanya itu untuk menghadiri acara ulang tahun putri pertamanya, Amanda Gonzales, yang ke-17. Eva mengaku tidak menyangka jika pasangan yang kini lebih aktif bergelut di dunia politik itu mau hadir di pesta ulang tahun anaknya.

“Ini idola saya sama suami saya. Ini bener-bener reunian dari saya kecil mereka bener-bener udah di langit. Jadi mana mungkin kenal sama saya,” puji Eva Gonzales kepada pasangan yang kini masih tampak mesra, seperti ditayangkan Status Selebritis di SCTV, Sabtu (13/8).

Ternyata, Ikang dan Marissa juga nge-fans dengan perfoma Christian Gonzales di lapangan. Baik Ikang maupun Marissa pun ikut memuji idolanya itu. “Kita tuh seneng banget sama Christian Gonzales apalagi waktu kemaren membela Indonesia. Di saat Indonesia tengah lesuh, Gonzales mampu mengangkat kembali nama timnas Indonesia,” puji pria yang bernama lengkap Ahmad Zulfikar Fawzi.(APY/ANS)

“Keluarga Gonzales Timnas yang Sangat Ramah: Marissa Haque & Ikang Fawzi”

Agu
01

ASIONAL - HUKUM

Sabtu, 30 Juli 2011 , 06:53:00

Foto: Dok.JPNN

JAKARTA — Posisi Chandra M Hamzah dalam dunia penegak hukum semakin terjepit. Setelah tak lolos uji makalah seleksi KPK, kini muncul desakan agar Chandra mundur dari pimpinan KPK. “Sebaiknya mundur karena sudah terlalu banyak pro dan kontra,” ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqqie di DPR kemarin.

Jimly mengaku dirinya pernah menyarankan agar Chanda mengundurkan diri dari KPK. “Chandra dalam hal ini sukarela saja,” katanya. Menurut Jimly, Chandra sebaiknya tak melanjutkan masa jabatannya sebagai pimpinan KPK yang tersisa tiga bulan lagi. Apalagi sudah tidak lolos seleksi pimpinan KPK.Chandra merupakan salah satu calon dari KPK yang gagal dalam tahap uji makalah. Selain Chandra, Deputi Penindakan Ade Raharja dan Johan Budi juga gagal. Menurut Jimly, Pansel KPK memang berhak untuk menilai siapa yang pantas untuk menjabat pimpinan KPK periode mendatang. “Ini kan memang pansel mencari untuk yang akan datang, jadi dia berhak untuk menilai,” katanya.

Terkait Komite Etik yang dibentuk untuk membuktikan tudingan Nazaruddin kepada pimpinan KPK, Jimly berpendapat mereka harus mendengarkan keterangan itu. “Pembuktian yang utuh itu, baik proses hukum maupun proses etika, itu Nazaruddinnya harus didengar dulu dan datang dulu. Sehingga baik proses etik maupun proses hukum terhadap orang yang disebut-sebut Nazaruddin belum bisa sebelum dia pulang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Jaksa Agung Darmono bersyukur dua jaksa berhasil lolos dalam tahap penulisan makalah. Dia berharap, mereka bisa terus lolos sampai jadi komisioner lembaga antikorupsi itu. “Mudah-mudahan termasuk yang lulus sampai tingkat akhir,” kata Darmono di Kejaksaan Agung (Kejagung) kemarin (29/7). Dua jaksa itu adalah Zulkarnaen dan Bagindo Fahmi.

Darmono mengungkapkan bahwa kader Adhyaksa lebih unggul daripada calon lainnya. Namun, saat ditanya apa saja kelebihan itu, dia enggan menjawab. “Saya tidak mau bilang, nanti dikira sombong,” kata mantan Kapusdiklat itu.

Di tempat terpisah, pengamat politik Fadjroel Rahman menilai jaksa dan polisi yang lolos seleksi makalah harus benar-benar diawasi rekam jejaknya. “Saya yakin, mereka baik karena lolos. Tapi tetap harus dilacak juga,” katanya.

Di lingkungan Polri, anggota aktif yang lolos adalah  Kombes (Pol) Dharma Pongrekun. Dharma saat ini berdinas di Mabes Polri. Dia lulusan Akpol 1988, PTIK lulus 1995, dan Sespim 2002. Dharma sudah 23 tahun lulus sehingga memenuhi syarat karena minimal 15 tahun pengalaman di bidang hukum. Dia menggondol gelar Magister Manajemen dari Universitas Bhayangkara pada tahun 2002 dan Magister Hukum dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2005.

Saat menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Umum Polda Metro Jaya, Dharma membuat gelar perkara dugaan kasus ijazah palsu gubernur Banten Ratu Atut yang dilaporkan oleh Marissa Haque. Seminggu setelah itu Dharma dimutasi. Kasus Atut sekarang dihentikan penyidikannya (SP3) oleh Polda Metro Jaya.(rdl/dyn/aga/iro)

Sumber:http://www.jpnn.com/read/2011/07/30/99377/Jimly-Minta-Chandra-Mundur-

“Nilai Tambah Prof. Anna Erliana & Kombes Dharma Pongrekun untuk KPK: Marissa Haque Fawzi”

Jul
12

Ikang Fawzi is Back!

Ikang-Fawzi-Anggie-BI

YA, rocker matang era-80an itu rupanya gatal berteriak dan berjingkrak seperti pada masa kejayaaanya dulu. Suami aktris senior Marissa Haque itu memutuskan untuk kembali eksis di industri musik Tanah Air.

“Main musik itu suatu berkah untuk orang lain, makanya saya pun merasa bersalah kalau enggak bisa menghasilkan sebuah karya lagi, jadi saya putuskan untuk aktif (menyanyi) lagi,” bilang Ikang saat menggelar konser “Go Clean” di Gedung Bentara Budaya, Palmerah, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Akan tetapi, rocker yang identik dengan lagu Preman itu tak kembali ke panggung musik dengan bersolo karier. Kali ini, dia turut mengajak saudara-saudara iparnya, yakni Ekki Soekarno (suami Soraya Haque) dan Gilang Ramadhan (suami Shahnaz Haque) membentuk sebuah band bernama Brother In Law (BIL) Project.

Konsep untuk membentuk band dengan saudara ipar sudah lama direncanakan pria berusia 51 tahun ini. Namun, baru tahun ini pelantun soundtrack film legendaris Catatan Si Boy itu berhasil mengajak mereka mengeluarkan sebuah album.

marissa-haque-ikang-fawzi-soraya-haque-ekki-soekarno-shahnaz-haque-gilang-ramadhan-adhi-madura-dalam-musik-sawah-bersama-bil-7-juli-20111“Kita udah dari 10 tahun lalu ngeband bareng, tapi baru bisa bikin album ya sekarang. Karena memang semakin tua kesibukan bukannya makin berkurang, malah bertambah. Jadinya agak susah untuk bisa ketemu setiap hari di studio,” beber Ikang.

Bersama Ekki dan Gilang di BIL Project, Ikang berhasil merilis singel berjudul Hancur Hatiku. Melalui lagu tersebut, Ikang kembali menyuguhkan nuansa musik rock ala tahun 1980-an.

Sumber: http://www.tabloidbintang.com/film-tv-mu…

Jul
10

Kenangan membuat paper dari Kelas Ibu Dr. Maria Tri, FH UGM, Juni 2011

Sumber: http://www.tribunnews.com/2011/02/20/pemerintah-minta-kppu-investigasi-distribusi-film-impor

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco

 Tribunnews.com dari Jakarta, Minggu (20/02/2011).

“Banyak masalah persaingan usaha ini yang perlu kita benahin agar surplus ekonomi masyarakat jangan terdistorsi terus,” kata Edy Putra.

Diberitakan sebelumnya, Motion Picture Associated (MPA) mewakili sejumlah perusahan film asing sudah resmi menarik semua film asing yang beredar di bioskop-bioskop Indonesia.

Ini menyusul keputusan pemerintah melalui Ditjen Bea dan Cukai serta BKF Kementerian Keuangan yang memberlakukan ketentuan bea masuk atas hak distribusi film impor (asing)

Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) tentang Penetapan Sistem Klasifikasi Barang dan Pembebanan Tarif Bea Masuk atas Barang Impor disebutkan bea masuk film sebesar 5-15 persen dimana dalam aturan ini dibedakan antara tarif berdasarkan jenis, ukuran, serta bahan film impor.

Pemerintah, menurut Edy Putra, menegaskan kebijakan bea masuk (BM) bagi film impor tetap akan diberlakukan.

“Kebijakan BM itu sudah tepat, baik dari sisi mendorong industri film nasional, maupun revenue,” kata Edy Putra.

Dia mengatakan, sebelum keluar aturan itu sudah dikaji melibatkan banyak stakholders. “Jadi soal BM ini, nggak perlu dipermasalahkan, tetap aja dilaksanakan,” kata dia.

Kendati demikian, dia menegaskan perlu juga dilakukan audit investigasi mulai dari pungutan-pungutan seperti bea masuk, PPN (pajak pertambahan nilai), dan pajak penghasilan (PPh) impornya, pajak tontonan (hak pemda), PPH badan importir dan pengusaha bioskop, dan sebagainya.

Penulis: Hasanuddin Aco  |   Editor: Anwar Sadat Guna

“Penarikan Film Asing Pemerintah Minta KPPU Investigasi Distribusi Film Impor: tribunnews.com dalam Marissa Haque Fawzi”

Jul
03

Dari Salah Satu Blog-nya Ibu Icha ku…

“Kesungguhan Jendral Purn Azhari Mantan BAIS: Marissa Haque Fawzi”

terimakasih-banyak-prof-mahfud-md-jendral-purn-azhari-dalam-marissa-haque-ikang-fawzi
Ya Allah Ya Rob…lindungilah ‘Bapakku’ Pak Jendral Purn Azhari Mantan Kepala BAIS, dari Partai HANURA

Semoga beliau beserta seluruh keluarganya diberikan panjang umur serta sehat wal’afiat

Dan berikanlah kemabali “HAK” nya yang telah dirampas paksa dari yang diduga Ibu Hajjah Andi Nurpati oknum KPU Pusat untuk duduk sebagai anggota legislatif 2009-2014 ini Ya Allah…

Tunjukkalahn kebenaran-Mu adalah YANG BENAR dan YANG HAK adalah Al-Haq Ya Allah Ya Rahman Ya Rahiiim…ud’uuni astajub lakuum…

Aaaaamiiinnn…

terimakasih-tv-one-juli-2011-jendral-purn-azhari-dalam-marissa-haque-ikang-fawzi

“Marissa Haque Istriku Memaafkan Kejahatan Andi Nurpati: Ikang Fawzi”

Jun
30
prof-mahfud-md-fh-ugm-marissa-haque-ikang-fawziOleh: Haris Supriyanto
Nasional - Kamis, 30 Juni 2011 | 22:00 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Diam-diam artis Marissa Haque yang juga mantan calon wakil gubernur Banten mengagumi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Karena itu, Marissa dan suaminya Ikang Fawzi menghadiahi Mahfud sebuah lagu, berjudul “Jujurkan Keadilan”.

“Saya kesini hanya untuk menyerahkan lagu yang sudah saya buat dengan Ikang,” ungkapnya saat mengunjungi MK, Kamis (30/06/2011).

Menurut Ica, begitu ia akrab disapa, awalnya lagu itu ingin dibuat kenang-kenangan untuk Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai kampus yang telah mengajarkan dirinya tentang ilmu hukum di Pascasarjana. “Namun, saat proses rekaman itu selesai, Pak Mahfud tengah didera berbagai masalah. Terutama perseteruan terkait kaus surat palsu MK,” ujarnya.

mahkamah-konstitusi-marissa-haque-ikang-fawziIcha adalah salah satu mahasiswa Mahfud di kampus tersebut. “Saya kagum kepada beliau, selain karena dosen saya di UGM, saya percaya dengan sepak terjang beliau selama di MK yang tak kenal kompromi dalam menegakkan keadilan,” sanjungnya.

Lagu berjudul “Jujurkan Keadilan” itu berdurasi 3 menit 50 detik. Lagu tersebut menyampaikan pesan agar keadilan harus berjalan di atas kejujuran, agar hukum di negeri ini bisa berjalan sesuai dengan tujuan ilmu hukum untuk memberikan keadilan bagi rakyat.

“Semoga ini (lagu), memberi motivasi kepada beliau, untuk tetap mempertahankan komitmennya menegakkan keadilan di negara ini.” [tjs]

“Mahfud MD Dihadiahi Marissa Haque Lagu: Haris Supriyanto  inilah.com) dalam Marissa Haque Fawzi”

Sumber: http://nasional.inilah.com/read/detail/1…

Jun
15

Tribun Timur - Jumat, 11 Maret 2011 00:16 WITA

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -

Penyanyi rock Ikang Fawzi ternyata memiliki darah Mandar. Ayahnya Fauzi Abdul Rani yang juga mantan Duta Besar RI untuk Pakistan adalah pria asal Sulawesi Barat namun sejak kecil menetap di Kalimantan.

Suami Marissa Haque itu mengungkapkan hal ini kepada Tribun saat ia mengunjungi wahana permainan Trans Studio Makassar.

“Kalau ke Sulawesi itu serasa pulang kampung, soalnya ayah saya itu orang Sulawesi Barat. Dia suku Mandar. Saya juga akhirnya banyak tahu tentang Mandar,” kata Ikang didampingi Marissa Haque.

Politisi Partai Amanat Nasional ini juga menggarap album yang rencananya diluncurkan di Liquid Cafe Grand Clarion Hotel and Convention dalam waktu dekat. Nama albumnya ini BIL dan salah satu judul lagunya Hancur.

“Tema album saya ini sosial. Judul lagu Hancur itu untuk menggambarkan rakyat yang sudah hancur hatinya karena terus dijanji pemerintah,” jelasnya.

Untuk produksi dan distribusi album ini, pengurus Kamar Dagang dan Industri ini berencana menggandeng toko buku terbesar di Indonesia, Gramedia.

Penulis : Edi Sumardi

Editor : Amir Pallawarukka

Sumber(1): http://marissa-haque-dan-ikang-fawzi.blogspot.com/

Sumber(2): http://makassar.tribunnews.com/2011/03/11/ikang-fawzi-mengaku-berdarah-mandar


Jun
10

Ikan Laut Tak Selalu Ikan Asin

mcu-of-marissa-haque-duta-mes-buku-syakir-sula-marketing-bahlul13Tulisan Lama Ibuku Marissa Haque untuk Sekjennya di MES (Masyarakat Ekonomi Syariah)

Tulisan ini saya persembahkan untuk sahabat
dan salah seorang Guru Ekonomi Syariahku Mas Syakir Sula yang saya ibaratkan sebagai ikan berenang dilaut namun tidak serta merta menjadi ikan asin.

Marketing Bahlul, demikian nama judul dari sebuah buku saku hasil karya Mas Syakir Sula yang terakhir terbitan Raja Grafindo Persada pada akhir tahun 2008 lalu. Rasanya tak berlebihan bila saya menganjurkan para pembaca blog saya kali ini untuk dapat memilikinya dijaringan toko buku terdekat dimanapun anda berada diseluruh Indonesia. Kenapa saya ingin sekali anda sekalian membaca buku setebal 370 halaman ini? Pertimbangan saya antara lain adalah sebagai berikut:
Pertama, ketika dunia dimana kita bertempat tinggal sekarang ini sudah terasa sangat bergetah, diantara rasa keputus asaan tempat bergantung satu-satunya hanyalah kepada The One and The All Mighty semata, Allah SWT Jalal Jalalu; Kedua, disaat kita sangat bersedih ternyata sebenarnya kita tidak pernah benar-benar sendirian karena ada Allah SWT bersama kita dan bekerja melalui ion-ion diudara yang merupakan kamera-Nya. Dan Ia lebih dekat dari urat leher kita; Ketiga, didalam menjalani kehidupan ini menjadi khalifatullah, kita tidak harus terjerumus kedalam sebuah sistem maksiat yang sangat jelas dilarang didalam Al Quran dan dijelaskan didalam Al Hadist. Buku berjudul ”Marketing Bahlul” tersebut diatas mengajarkan memberi penjelasan tanpa mengajari kita bagaimana ibarat ikan berenang didalam lautan tapi tidak harus menjadi ikan asin yang tergarami oleh asinnya air laut.
Diminta untuk menjadi salah seorang endorser pada halaman belakang buku tersebut sekaligus menjadi salah seorang pembicara utama bersanding dengan para Kekasih Allah penggerak Sistem Ekonomi Syariah sekelas Mas Adiwarman, membuat saya full konsentrasi menjalankan fungsi sebagai Duta MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) didalam menjelaskan kebaikan Islam rahmatan lil alamin.

Islamophobia dinegeri barat memberikan peluang bagi ummat Islam untuk menunjukkan bahwa bukan seperti itu image negatif yang diajarkan untuk kita semua ummat Islam diseluruh dunia. Rasa keterpanggilan yang tinggi membuat saya yang terlahir sebagai Islam karena dilahirkan dari kedua orang tua yang Islam mencari makna hakiki Islam sebanyak-banyaknya. Berlalunya usia seakan sedang lari sprint dan marathon, membuat semangat saya seakan tidak ingin terkalahkan oleh usia didalam mengejar ilmu Allah yang diturunkan melalui wahyu terakhir kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Didalam kegigihan mencari ilmu Allah sebanyak-banyaknya inilah saya dipertemukan-Nya dengan pada Kekasih-Nya yang lain. Ibarat ketok bambu permainan desa disaat saya masih tinggal di Palembang Sumatra Selatan saat kecil dulu, dari mulut kemulut pertalian silaturahim ini menjadi semakin panjang saja barisannya. Tentu rasa bahagia mendalam serta rasa syukur tak berkesudahan menjadi semakin sering terucapkan. Rasanya Allah SWT tak kepalang tanggung didalam mengijabah doa ummat yang aniaya seperti saya ini. Karena beberapa kepercayaan terkait dengan gerakan sosialisasi ekonomi syariah ini kemudian berkembang luas menjadi persaudaraan sejati didalam Islamic Brotherhood dan Sisterhood di Indonesia. Didalam gambar diatas juga tampak Ratih Sanggarwati yang turut terundang untuk semakin memperluas ikatan persaudaraan syariah ini.

Membahas isi dari buku Mas Syakir Sula Marketing Bahlul, berisi bagaimana sebagai bussines person dikota besar seperti Jakarta dapat melakukan kegiatan marketingnya tanpa harus terjebak dengan langkah-langkah maksiat yang selama ini dikenal sebagai bisnis bukan sekedar uang belaka namun termasuk servis maksiat didalamnya. Metode yang dipakai Mas Syakir adalah metode PAR (Participatory Action Research), dimana sang penulis terlibat aktif didalamnya. Bila dalam metode PRA sebelum ini periset terlibat sebagai salah seorang pelakunya, maka hebatnya Mas Syakir mampu memberi jarak melibatkan diri tanpa harus menjadi terlibat. Luar biasa!

Cerita demi cerita seakan tak mampu saya tahan untuk bersegera diselesaikan. Buku tebal sedang tersebut habis saya lahap didalam dua hari saja, alhamdulillah. Pendekatan undercover terasa gurih dan crispy seperti renyahnya keripik singkong buatan Kota Cimahi, Jabar 1 (Dapil Pileg saya dari PPP) yang menemani saya sembari membaca buku tersebut. Hanya saja ada yang sedikit menggangu ketika tokoh-tokoh didalamnya kenapa ada yang harus disertakan initial namanya, sehingga saya khawatir bila kelak Mas Syakir Sula harus berhadapan dengan gugatan delik pidana pencemaran nama baik dalam Pasal 310 dan 311 KUHP terkait dengan pencemaran nama baik serta perbuatan tidak menyenangkan. Namun semoga saja tidak terjadi, karena siapa juga kan yang faham dengan kehidupan dunia papan atas yang eksklusif berikut para pelakunya selama ini? Apalagi didalam buku tersebut banyak diselingi humor ringan namun sangat menggelitik, sehingga kita sebagai pembaca tidak merasa digurui.

Selamat berkarya lagi dalam waktu dekat wahai Kekasih Allah Mas Syakir Sula saudaraku… All the best ya? Allahu Akbar!

Sumber: http://marissahaque.blogdetik.com

Jun
08


Isabella Fawzi Jadi Model Video KLip Bokapnya: Nagaswara

Isabella Fawzi alias Bella Fawzi, sempat merasa resah karena selama ini teman-temannya di situs jejaring sosial kerap sekali menanyakan tentang kapan bokapnya (Ayah, red) rekaman lagi. Rupanya penyanyi lagu Preman yang menjadi ayah kandungnya, masih cukup dinantikan oleh penggemar fanatiknya.

Bahkan dari kalangan teman-teman Bella, yang notabene masih putri kandung Ikang Fauzi, mereka masih antusias menantikan gebrakan baru dari sang bokap. “Iya, teman-teman kampusku dan para sahabatku baik di dunia maya maupun nyata, masih sering menanyakan kapan bokap lo menelurkan lagu baru lagi?” tutur Bella saat ditemui tim NMC di Gedung CTC Kramat Raya - Senen Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Namun, keresahan Bella tidak berlangsung lama karena beberapa hari lalu, Ikang Fauzi yang tergabung dalam Brother In Law (BIL) kembali memproduksi single terbarunya berjudul Hatiku Hancur. BIL yang digawangi oleh Ikang, Gilang Ramadhan dan Ekki Soekarno ini menggarap lagu ini dengan aransemen musik sawah. “Musik sawah adalah sebuah rythem musik, atau semacam perkusi yang belum pernah ada, dan ditemukan oleh Gilang menjadi warna rythem terbaru saat ini,” terang Ikang.

Bella semakin bangga karena dalam single yang berythem baru itu, ia berperan sebagai model penari di dalam video klip-nya. Menurutnya, video klip single Hatiku Hancur berkisah tentang seseorang yang patah hati. Namun, kenapa di sini kesedihan justru digambarkan dengan tarian? “Menari disini bukan berarti mensyukuri kepedihan, namun menjelaskan bahwa meskipun dilanda kesedihan, tapi hidup tetap jalan terus. Karena kita tidak bisa terus-terusan hidup di masa lalu,” papar news presenter di sebuah televisi swasta ini. Kim Sadewa

Sumber: http://marissahaque.blogdetik.com/2011/05/23/isabella-fawzi-jadi-model-video-klip-bokapnya-nagaswara/

http://propinsi-banten-metro-tv.blogspot.com/2009/12/ikang-fawzi-my-daddy-to-become.html

Mei
31

Memang Seru!

Lagu di bawah ini adalah salah satu pendidikan moral-spiritual Ikang Fawzi dan tim “Catatan si Boy” dalam lagu dan film. Tayangan di on-air kan semalam pada tanggal 28 Mei 2011. Pesona Ikang Fawzi suamiku dan sihir musik kenapa tidak secara berkelanjutan menjadi diferensiasi LP3 I ya?

Semoga ide kami ini ini positif adanya.

Allahu Akbar!

Terimakasih banyak TransTV…Terimakasih sangat besar Telekomsel…

Sukses Terus…


The Show of Ikang Fawzi (Husband of Marissa Haque) and Andi Rif on TRANS TV for 16th Telekomsel Birthday, 28-05-2011 08.00 PM

Sumber: http://ikangfawzi.blogdetik.com/

dan http://giewahyudi.com/konser-16-tahun-telkomsel-paling-indonesia/

Fwd>

Sebagai pelanggan Telkomsel, saya merasa beruntung bisa menyaksikan secara langsung konser perayaan ulang tahun ke-16 Telkomsel. Pertunjukan musik akbar bertajuk Konser 16 Tahun Paling Indonesia itu bertempat di Hall D PRJ Kemayoran, Jakarta. Di lokasi dimana Santana pernah tampil dalam Java Jazz Festival 2011 itu, saya menyaksikan secara langsung puluhan musisi tampil memukau para penonton.

Konser 16 Tahun Telkomsel Paling Indonesia itu disiarkan secara live di Trans TV dan Trans 7. Hebatnya, konser ulang tahun Telkomsel itu disiarkan non-stop selama 75 menit tanpa jeda iklan sama sekali. Seluruh penampilan para musisi diiringi oleh Magenta Orchestra yang dipimpin oleh Andi Rianto. Saya yang masuk ke ruangan konser sekitar 45 menit sebelum konser dimulai bisa menyaksikan beberapa artis yang melakukan gladi resik. Sedangkan kru-kru Trans TV sibuk menyelesaikan persiapan akhir di panggung.

Saya yang duduk pada barisan paling depan sudah tidak sabar ketika kru Trans TV menghitung mundur acara on-air Konser 16 Tahun Telkomsel Paling Indonesia. Three Two One! Panggung Konser dimulai dengan penampilan para penari yang menampilkan beberapa tari tradisional, di antaranya tari Saman. Musisi pertama yang tampil adalah Kikan “Cokelat” Namara yang membawakan lagu Bendera, kemudian Andi /rif bergabung ke panggung dan berduet dengan Kikan. Penampilan mereka begitu memukau dengan empat penari yang membawa Sang Saka Merah Putih.

Musisi Konser 16 Tahun Telkomsel Konser 16 Tahun Telkomsel Paling Indonesia

Ello dan Dewi Sandra kemudian tampil dengan membawakan lagu Cinta Negeri. Setelah itu, Yovie And Nuno membawakan beberapa lagunya secara medley. Artis Indonesia yang sudah go international, Anggun C. Sasmi, kemudian tampil dengan membawakan lagu barunya yang berjudul Hanyalah Cinta. Penampilan berikutnya juga tak kalau memukau karena gitaris senior Ian Antono melakukan guitar-duel dengan gitaris Piyu Padi. Penampilan duo gitaris lintas generasi yang diiringi olah vokal Kikan ini mendapatkan beberapa kali standing-ovation dari para penonton.

Panggung yang gemerlap itu kemudian dimeriahkan beberapa musisi seperti Yovie And Nuno, Denada, dan trio Audrey-Gamaliel-Cantika. Musisi yang paling saya nantikan adalah pemain harpa Maya Hasan. Maya Hasan yang mengenakan gaun putih memainkan harpanya untuk mengiringi Anggun yang membawakan lagu Mimpi. Suasana meriah ketika musisi senior Ikang Fawzi muncul dari barisan belakang penonton dan menyanyikan lagu Catatan Si Boy. Ikang Fawzi kemudian berduet dengan Andi /Rif di atas panggung.

Gie Konser Telkomsel Konser 16 Tahun Telkomsel Paling Indonesia

Perayaan ulang tahun ke-16 Telkomsel dimeriahkan dengan hadirnya Pak Habibie yang dinobatkan menjadi pelanggan ke-100 juta Telkomsel. Pak Habibie duduk di kursi VVIP yang didampingi oleh Direktur Telkomsel Sarwoto Atmosutarno. Konser ini kemudian ditutup dengan tampilnya semua musisi dengan membawakan lagu Rumah Kita karya God Bless. Saya kira acara konser hanya sampai di situ, tapi ternyata masih ada konser off-air. Yang membuat istimewa acara off-air ini adalah tampilnya Sita Nursanti.

Sita Nursanti yang pernah membawakan lagu Donna Donna Donna karya Bob Dylan tampil memukau dengan gaun merahnya. Setelah acara off-air selesai, saya menyempatkan diri foto-foto di atas panggung megah itu. Senang rasanya bisa nonton kemeriahan konser ulang tahun ke-16 Telkomsel. Keluar dari Hall D PRJ Kemayoran saya harus memacu sepeda motor dari Kemayoran ke Bekasi. Lelah tapi senang, selain karena bisa melihat penampilan live Maya Hasan paginya bisa nonton Barcelona yang meraih juara Piala Champions 2011.